Akses Belajar Murid Dalam Kegiatan Kepanitiaan Turnamen Sepak Bola SMA dan SMK Kabupaten Manggarai Timur
- Selasa, 21 Juni 2022
- Frumensius Hemat
- 0 komentar
Kata Awal
Sesungguhnya kerja sama dan kolaborasi yang dipraktikkan dalam kehidupan bersama adalah cerminan semangat gotong royong dan bernilai pancasilais. Fakta membuktikan bahwa kerja sama, kerja tim akan berakhir pada output yang jelas dan terukur. Apapun jenis pekerjaan, berat sekalipun kalau dibungkus dengan semangat kerja sama, kerja tim dan tanggung jawab akan berakhir baik dan sukses.
Ajang Sepak Bola Antar SMA dan SMK: Momentum belajar.
Turnamen sepak bola pelajar SMA dan SMK sekabupaten Manggarai Timur yang beberapa waktu lalu digelar menyimpan berbagai cerita dan makna yang mendalam bagi pelaku, atau orang yang sungguh-sungguh terlibat di dalamnya. Turnamen berakhir dan semua peserta mengakui kerja keras kepanitiaan berhasil dengan sangat memuaskan. Keamanan dan ketertiban terjaga dengan baik dari awal kegiatan pembukaan sampai dengan acara puncak final sepak bola dan apel penutupan. Bagi komunitas SMAN 6 Kota Komba, ajang ini menjadi momentum istimewah untuk belajar dan membangun kerja sama, berkolaborasi dan membangun semangat pelayanan yang humanis, gotong royong dan penuh semangat kekeluargaan. Keterlibatan masyarakat dan para peserta didik dalam menjalankan tugas-tugas penting dalam kepanitiaan menjadi bukti sahih yang mencenggangkan. Totalitas dan pengabdian yang luar biasa selama ajang sepak bola ini membuktikan keseriusan dan karakter masyarakat dan para pelajar itu sendiri.
Para Peserta didik belajar apa?
Selama turnamen sepak bola berlangsung, OSIS SMAN 6 Kota Komba menunjukkan totalitas dan pengorbanan yang luar biasa. Kadang mereka mengesampingkan gejolak masa remajanya demi melancarkan urusan kepanitiaan pertandingan. Luar biasa. OSIS SMAN 6 Kota Komba dibagi dlam beberapa tugas penting, mulai dari urusan konsumsi, petugas parkir, anak gawang, urusan administrasi kepanitiaan dan masih banyak lagi. Setiap tim sudah tahu apa yang mau dikerjakan, apa yang harus dilakukan pada momen momen khusus. Meskipun bergerak dalam senyap tanpa pantauan, semua urusan yang menjadi tupoksi mereka dipastikan beres dan rapih.
Momentum untuk belajar betul-betul dibuka aksesnya selama ajang sepak bola ini berlangsung. Nilai tanggung jawab, gotong-royong, kolaborasi dan memahami dengan baik tugas dan tanggung jawab menjadi akhir dari keterlibatan peserta didik dalam kesempatan ini.
Ketika Peserta Didik Diberi Peran dan Tanggung Jawab.
Peserta didik harus dibuka askes dan kesempatan belajar. Beri mereka peran dan tugas. Secara psikologis, seorang anak yang diberi peran dan tugas akan membawa efek yang besar dalam dirinya. Peserta didik akan merasa dihormati dan diakui eksistensinya. Pada prinsipnya, peserta didi diberi peran, dijelaskan secara detail peran dan segala tahapan yang harus dilakukan, dimonitor dan dievaluasi secara berkelanjutan. Hampir dapat dipastikan bahwa tugas dan tanggung jawab yang diberikan akan dijalankan dengan penuh kesungguhan dan berakhir dengan sangat baik. Ini yang harus dicatat!!!
Kepala sekolah dan guru perlu memperhatikan hal ini, terutama dalam pembagian peran. Peserta didik harus diberi peran. Biarkan peserta didik itu belajar selama menjalankan perannya. Guru cukup mendampingi dan memberi masukan seperlunya saja. Guru tidak perlu mendominasi atau mengambil alih peran. Pada titik inilah, aspek belajar betul betul diperhatikan dengan sangat baik.
Kata akhir
Ada banyak pelajaran yang bisa diambil dalam berbagai kegiatan di sekolah. Sekolah harus memastikan bahwa akses untuk belajar harus disiapkan dengan sungguh-sungguh. Berilah momentum bagi pelajar untuk terlibat dan belajar dari peran yang diberikan. Ki Hajar Dewantara selalu mengatakan kita (sekolah, kepala sekolah dan guru) harus berhamba pada murid. Kita adalah pelayanan yang memberikan asupan pendidikan dan pelayanan akademis yang memuaskan bagi pelajar kita.
Selamat menjalankan spiritualitas hamba menurut Ki Hajar Dewantara.
Artikel Terkait
Siap One School One Product: Komunitas SMAN 6 Kota Komba Tanam Bahan Baku Minyak Batsekur
Sabtu, 31 Januari 2026
Refleksi Bulan Januari 2026: Ada Pergerakan Positif, Semua Bergerak Kolaboratif
Jum'at, 30 Januari 2026
Pemimpin Pembelajaran Yang Reflektif: Menuju Sekolah yang Bergerak dan Bermutu
Senin, 09 Desember 2024